Skip to main content

Menuju Indonesia Bebas Pasung - MetroTV Wideshot 27 Jan 2015

Dialog dalam Program Wide Shot kali ini membahas tema "Menuju Indonesia Bebas Pasung". Hadir sebagai narasumber Ketua Tim Pelayanan Keperawatan dan Kesehatan Jiwa Masyarakat Prof Anna Keliat, Selasa (27/1/2015).


(Part 1)




(Part 2)



Comments

SYALOM IBU..
PERKENALKAN SAYA MATHEUS KADMAERUBUN MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA (UNRIYO) SAAT INI SAYA SEDANG MENYUSUN SKRIPSI SAYA YANG TERKAIT DENGAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN SCHIZOPHRENIA DI POLIKLINIK JIWA RSJ GRHASIA DIY. MOHON KONFIRMASI DARI IBU, APAKAH SAYA DAPAT BERTANYA BEBERAPA PETANYAAN TERKAIT DENGAN PENELITIAN YANG SEDANG SAYA LAKUKAN, DEMI MEMBANTU SAYA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR SAYA. ATAS PERHATIAN DAN PARTISIPASI DARI IBU NANTINYA, SAYA UCAPKAN TERIMAKASIH. SALAM SAYA.. SALAM KOMPAK. GOD BLESS :)

Popular posts from this blog

TEKNIK DAN STRATEGI PENANGGULANGAN DAMPAK PSIKOSOSIAL PADA BENCANA

Oleh: Prof. Dr. Budi Anna Keliat, MAppSc (Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia)
BENCANA

Bencana adalah kejadian yang menyebabkan kerusakan fungsi masyarakat yang meliputi hilangnya nyawa manusia, kerusakan sarana dan prasarana, terganggunya perekonomian masyarakat, gangguan ekologi kehidupan, dan segala dampaknya yang menyebabkan masyarakat yang terkena tidak sanggup mengatasinya sendiri.
Bencana dapat dibagi tiga yaitu bencana alam, bencana non alam, bencana sosial. Bencana alam berupa peristiwa alam yaitu gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, kekeringan, angin topan, tanah longsor, dan berbagai kejadian alam yang lain. Bencana non alam adalah peristiwa non alam seperti kegagalan teknologi, wabah penyakit, dan kejadian non alam lain. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia seperti konflik sosial dan terror.
Khusus bencana alam merupakan ancaman bagi masyarakat Indonesia dikarenakan geografis kepulauan dan diliputi oleh gunung berapi. Seperti…

Prof. Dr. Budi Anna Keliat S.Kp., M.AppSc : Jangan Remehkan Masalah Penderita Kejiwaan

http://www.radaronline.co.id/berita/read/24074/2013/Jangan-Remehkan-Masalah-Penderita-Kejiwaan

RadarOnline, Depok
Prof. Dr. Budi Anna Keliat S.Kp., M.AppSc, mengungkapkan, bahwa dari hasil penelitian tahun 2007 mencatat, 0,46 persen penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa. Ternyata masih ada ditemukan pasien dengan penyakit fisik yang mengalami ansietas dan depresi. Seperti di Jakarta menduduki posisi pertama dengan angka 2 persen untuk penderita gangguan jiwa berat. Dan kedua adalah Jawa Barat yang mencapai 22 persen dengan gangguan jiwa ringan.