Skip to main content

UI tambah 2 koleksi guru besar kesehatan

http://nasional.sindonews.com/read/2013/03/27/15/731682/ui-tambah-2-koleksi-guru-besar-kesehatan

UI tambah 2 koleksi guru besar kesehatan
Pengukuhan guru besar UI di Balai Sidang UI (Dok Sindonews)

Sindonews.com - Universitas Indonesia (UI) menambah jumlah guru besarnya dengan mengukuhkan Budi Hidayat sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Ekonomi dan Asuransi Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Serta Budi Anna Keliat Sebagai Guru Besar Tetap bidang Keperawatan Jiwa dari Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK).

Dalam orasi ilmiahnya, Profesor Budi Hidayat mengambil judul "Rambu-Rambu Jaminan Kesehatan Nasional". Ia juga menyinggung soal Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Menurutnya, selama ini hanya masyarakat dengan jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dijamin kesehatannya. Sementara pada hakekatnya, yakni seluruh penduduk harus mendapatkan jaminan kesehatan.

"Fakta pertama jaminan sosial merupakan pendorong pencapaian cakupan universal, fakta kedua yakni jaminan sosial sebagai pencegah kegagalan pasar, pada pasar asuransi komersial, lalu fakta ketiga yakni jaminan sosial sebagai pendorong pencapaian efisiensi makro, lalu fakta terakhir yakni jaminan sosial pendorong pencapaian tujuan kesehatan yang dapat dicermati dari Angka Kematian Bayi (AKB), serta Angka Kematian Ibu (AKI), dan usia harapan hidup penduduk," ujarnya di Balai Sidang UI, Rabu (27/03/2013).

Sementara itu Profesor Budi Anna Keliat mengambil tema "Kontribusi Keperawatan Kesehatan Jiwa dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia". Diperlukan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif yaitu promotif, preventif yang mencakup seluruh masyarakat, dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat menuju Indonesia sehat jiwa.

"Untuk itu diharapkan melalui keperawatan kesehatan jiwa masyarakat, yang bekerja sama secara terpadu, dengan tim kesehatan lain khususnya dokter puskesmas dapat memberikan pelayanan yang komprehensif, holistik, kontinum, dan paripurna yang ditujukan pada semua masyarakat yang sehat jiwa," ungkapnya.

(kri)

Popular posts from this blog

TEKNIK DAN STRATEGI PENANGGULANGAN DAMPAK PSIKOSOSIAL PADA BENCANA

Oleh: Prof. Dr. Budi Anna Keliat, MAppSc (Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia) BENCANA Bencana adalah kejadian yang menyebabkan kerusakan fungsi masyarakat yang meliputi hilangnya nyawa manusia, kerusakan sarana dan prasarana, terganggunya perekonomian masyarakat, gangguan ekologi kehidupan, dan segala dampaknya yang menyebabkan masyarakat yang terkena tidak sanggup mengatasinya sendiri. Bencana dapat dibagi tiga yaitu bencana alam, bencana non alam, bencana sosial. Bencana alam berupa peristiwa alam yaitu gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, kekeringan, angin topan, tanah longsor, dan berbagai kejadian alam yang lain. Bencana non alam adalah peristiwa non alam seperti kegagalan teknologi, wabah penyakit, dan kejadian non alam lain. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia seperti konflik sosial dan terror. Khusus bencana alam merupakan ancaman bagi masyarakat Indonesia dikarenakan geografis kepulauan dan diliputi oleh gunu

COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING (CMHN)

Presented at Regional Forum Community Mental Health in WHOIndonesia , 23-25Oct 2007 By: Dr. Budi Anna Keliat, SKp, MAppSc Lecturer Faculty of Nursing University of Indonesia , CMHN Team Leader, ADB-ETESP Consultant