Skip to main content

Rabu ini, UI kukuhkan Guru Besar Budi Hidayat dan Anna Keliat

http://www.lensaindonesia.com/2013/03/27/rabu-ini-ui-kukuhkan-guru-besar-budi-hidayat-dan-anna-keliat.html#r=tkait_thumb_bawah

LENSAINDONESIA.COM: Rabu pagi (27/0313), Universitas Indonesia menggelar Upacara Pengukuhan Budi Hidayat sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Ekonomi dan Asuransi Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Budi Anna Keliat sebagai Guru Besar Tetap bidang Keperawatan Jiwa dari Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK).
Acara pengukuhan diselenggarakan pukul 10.00 sampai 12.00 di Balai Sidang UI, kampus Depokm Jawa Barat.
Menurut Kepala Kantor Komunikasi, Dra. Farida Haryoko, M.Psi. Prof.Budi Hidayat akan menyampaikan pidato berjudul “Rambu-Rambu Jaminan Kesehatan Nasional”.
Menurutnya, papar Farida, “Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mampu memperbaiki akses penduduk terhadap layanan kesehatan. Perbaikan akses terhadap layanan kesehatan peserta jaminan perlu disikapi dengan bijakm sehingga dibutuhkan kepatuhan pada rambu-rambu JKN oleh setiap pelaku guna mendorong pemenuhan tujuan JKN dengan biaya efisien,” papar Farida dalam surat elektroniknya kepada Licom, Selasa malam (26/03/13).
Selanjutnya, jelas Farida, Prof.Budi Anna Keliat menyampaikan pidato berjudul “Kontribusi Keperawatan Kesehatan Jiwa dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia.”
Menurutnya, jelas Farida, “Keperawatan kesehatan jiwa memberi kontribusi kepada pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia secara khusus di tiga tatanan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit jiwa, rumah sakit umum dan masyarakat. Diperlukan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif yaitu promotif, preventif yang mencakup seluruh masyarakat, dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat menuju Indonesia sehat jiwa” . @licom

Comments

Popular posts from this blog

TEKNIK DAN STRATEGI PENANGGULANGAN DAMPAK PSIKOSOSIAL PADA BENCANA

Oleh: Prof. Dr. Budi Anna Keliat, MAppSc (Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia)
BENCANA

Bencana adalah kejadian yang menyebabkan kerusakan fungsi masyarakat yang meliputi hilangnya nyawa manusia, kerusakan sarana dan prasarana, terganggunya perekonomian masyarakat, gangguan ekologi kehidupan, dan segala dampaknya yang menyebabkan masyarakat yang terkena tidak sanggup mengatasinya sendiri.
Bencana dapat dibagi tiga yaitu bencana alam, bencana non alam, bencana sosial. Bencana alam berupa peristiwa alam yaitu gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, kekeringan, angin topan, tanah longsor, dan berbagai kejadian alam yang lain. Bencana non alam adalah peristiwa non alam seperti kegagalan teknologi, wabah penyakit, dan kejadian non alam lain. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia seperti konflik sosial dan terror.
Khusus bencana alam merupakan ancaman bagi masyarakat Indonesia dikarenakan geografis kepulauan dan diliputi oleh gunung berapi. Seperti…

Kesehatan Jiwa dan Puskesmas

Budi Anna Keliat ; Guru Besar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia; Team Leader Keperawatan Kesehatan Jiwa Masyarakat (Community Mental Health Nursing)

(dimuat di KOMPAS, 10 Oktober 2013
)


MASALAH kesehatan jiwa di Indonesia sangat besar. Diperkirakan ada 1 juta kasus gangguan jiwa berat. Dari jumlah itu, sekitar 18.000 kasus ”ditangani” dengan dipasung.

Terkait dengan hal itu, pemerintah—khususnya Kementerian Kesehatan—telah mencanangkan Program Indonesia Bebas Pasung dengan berusaha menemukan pasien yang dipasung di masyarakat. Namun, penemuan pasien pasung hanya fokus pada pelayanan kuratif dan rehabilitatif, belum menyelesaikan masalah kesehatan jiwa.